Mereka-reka kehidupan
Yang ku kira hanya sebentar
Kupuaskan hasrat dunia
Kumanjakan keinginan
Sebenarnya...Perjalanan itu masih panjang
Tapi aku menyangkanya tlah sampai di tujuan
Kubangun Istana, dari sarang laba-laba
Dan mereka pun melihatnya nyaris sempurna
Aku berhenti dititik ini
Karena tujuan itu tak lagi kucari
Teralihkan kenyamanan
Cukuplah untukku hidup
Seperti kebanyakan orang
Tak terpikirkan olehku hati
Tempat dimana tujuan perjalanan telah terpatri
Tapi dengan sepihak kuputuskan berhenti...
Memaksanya diam,
dan akhirnya mati...
Kemudian engkau datang
Memberi secuil pemahaman
Bahwa perjalanan itu, harus tetap ku lanjutkan
Karena didunia ini hanyalah seperti siang
Atau seperti berada pada malam
Hidup yang sebentar,
bila engkau membandingkan
Kau suruh aku terus berjalan
Menghiraukan semua kenyamanan
Hidupkanlah hati...agar kau tahu,
Apa yang sebenarnya kau cari
Jangan berhenti, kau bilang...
Dunia ini hanyalah permainan
Bermain-mainlah sebentar...
Karena dimasa menunggu itu,
Akan sangat membosankan...
Tak pernah sedikitpun terpikir olehku
Akan adanya masa menunggu
Kukira didunia inilah masa itu
Ternyata disini...
Hanyalah tempat mencari
Jangan berhenti...
Janganlah berhenti...
Kutanyakan lagi, tentang masa itu
Kutanyakan padanya,
Tentang masa menunggu
Dia bilang, masa menunggu lebih lama dari hidupmu...
Awal dan akhirnya dirahasiakan
Dan tak ada sedikitpun
yang bisa engkau bayangkan
Pernahkah terpikirkan olehmu
Ayah, kakek dan leluhurmu
Atau orang-orang yang telah lebih dulu pergi ke masa itu
Tidak mudah menjadi mereka
Didunia umur mereka tak seberapa
Dibandingkan dengan hidup didalam penantian
Hidup didalam masa menunggu
Bisa jadi membosankan
Apakah mereka senang?
Adakah mereka kembali kepadamu
Dan bercerita apa yang dialaminya disana?
Tidak, kita hanya bisa membayangkan dan menduga-duga
Bahwa mereka baik-baik saja...
Hidupkanlah hati
Hidupkanlah hati...
Disepertiga malam terakhir
Disitulah tempat mencari
Duduklah tenang, dan ingat-ingatlah
Ingatlah Dia, yang sejak awal menjadi tujuan
Agar dimasa menunggu itu
Tidak terlalu membosankan