Wahai manusia ketahuilah
Kebaikan Tuhanmu
Tidak hanya bisa dinilai dari materi
Begitu pula kebaikan pada sesama
Apalah gunanya harta
Bila tak kau punyai budi pekerti
Dari hati dia keluar
Coba kau pikirkan
Bila hati itu penuh kotoran
Lihatlah apa yang kau keluarkan
Hanya kedengkian
Kebaikan yang kau terima begitu banyaknya
Kau anggap tidak pernah ada
Seperti itukah keluhuran budimu
Manusia yang beradab
Tidakkah kau malu saat menghadap
Jangan pernah merasa pintar
Karena setiap manusia
memiliki kadar yang berbeda
Bukankah disini kita belajar
saling melengkapi
Dan jangan pula merasa tinggi
Dan menganggap rendah orang lain
Meninggikan nama Tuhanmu
Hanya bisa kau lakukan
Bila engkau merendahkan diri
Semakin rendah engkau merasa
Akan semakin tinggi engkau
Dapat melihat kedudukanNya
Dan Tuhanmu hanya melihat
siapa yang benar-benar mencari
Bila saja engkau tau
Hidup ini adalah sebuah berkah
Kesenangan maupun kesedihan
semua berasal dariNya
Bila engkau tak suka, tidak masalah
Karena tugasmu didunia
hanya untuk menjalaninya saja
Tak pernah engkau dituntut
untuk menyukai
Sebenarnya tidak lama
Bila engkau mau menghitung
Tapi kebanyakan manusia terlena
Tak punya waktu untuk merenung
Tapi alangkah baiknya
Apabila kau jalani hidup ini
dengan penuh suka cita
Karena engkau telah mengerti
Bahwa semua berasal
Dan akan kembali kepadaNya
Kegembiraanmu menerima
itulah yang akan membuat Tuhanmu senang
Hamba yang mengerti tujuan hidup
Mencari dunia, hanya sekedar yang dia butuhkan
Karena disini,
semuanya akan ditinggalkan
Tapi bila engkau mencari Tuhan
Ketahuilah bahwa Tuhanmu kekal abadi
Seandainya engkau tau
Sebenarnya Tuhanmu
telah mencukupkan segala sesuatu
Maka merasa cukuplah
Karena merasa kurang
hanyalah keinginan
Bila saja engkau tidak berkeinginan
Mungkin semua beban akan kau rasa ringan
Ibarat air mengalir
Yang bermuara ke suatu tempat
Terkadang cepat terkadang lambat
Ikutilah arusnya,
tapi jangan sampai terhanyut
Karena bila engkau tenggelam
Engkau tak akan dapat ditemukan
Tenggelam didalam dunia
Bagaimana bisa,
kau masih mengharapkan surga
Kadang air itu keruh
Dan terkadang jernih
Maka pandai-pandai lah dirimu
Didalam memilih
Pilihlah yang bermanfaat bagimu
Seharusnya engkau pun tau
Yang bermanfaat itu,
yang tidak akan hilang
Dan pastinya, bukan dunia
Hanya kebaikanlah
yang tidak akan sirna
Dunia ini ibarat air,
Tidak dapat kau pegang
Tapi dapat kau rasakan
Begitu pula kesedihan
dan rasa senang di dunia
Akan berlalu tanpa kau sadari
Seakan-akan tak pernah terjadi
Maka menujulah padaNya
Toh semua akan kembali kepadaNya juga
Alangkah baiknya
Bila kau mulai berjalan sekarang
Daripada nanti,
Engkau datang dengan terpaksa
Karena saat ini sudah tak banyak lagi
Waktu yang tersisa