Jeda waktu ini, kurasakan terlalu lama
Tak kunjung dapat kutorehkan barang sekata
Seakan hati ini diam,
Menungguku mengambil tindakan
Untuk semua pemahaman yang telah terlontar
Karena hanyalah wujud nyata
Yang dapat kujadikan sebagai bukti,
Atas kesungguhan dan ketulusan hati
Tidakkah kau rasa
Jaman ini berubah begitu cepat,
Bahkan tidak berhenti sejenak untuk menunggu
Sampai engkau benar-benar siap
Tapi masih saja engkau disibukkan
dengan segala macam urusan dunia
Sedangkan tak banyak lagi
Waktumu yang tersisa
Kekawatiran demi kekawatiran
telah membuatmu lupa
Bahwa Tuhan itu Maha Kaya, Maha Mengetahui
Dan masih saja kau bilang,
Bahwa engkau adalah orang-orang yang mencari
Sebenarnya siapakah yang kau cari?
Jika kekawatiranmu akan dunia tak pernah berhenti
Bukannya tidak ada solusi,
Dalam menjawab setiap tantangan peradaban
Tapi jika hanya niat saja, aku rasa masih kurang
Karena ketika rasa percaya itu telah tiada
Akan sulit bila kau coba mencari gantinya
Maka kuat-kuat kanlah dirimu
Dalam setiap pergantian waktu
Mau tak mau kehidupan ini harus tetap berjalan
Jadikanlah iman & takwa sebagai bekal
Bila tak kau tingkatkan,
Mungkin engkau yang akan tertinggal
Menggerus pemahamanmu tentang keyakinan
Lalu apa yang akan kau jadikan pegangan
Sebenarnya yang dibutuhkan,
hanyalah ketulusan hati
Dan aku rasa, saat ini sulit untuk bisa kau temui
Manusia sudah tak lagi punya rasa
Mereka telah lama lupa,
Bagaimana caranya menghamba
Selalu mengharapkan imbalan
Untuk semua yang diperintahkan
Bahkan dalam melakukan amal kebajikan pun
Bukan semata-mata karena Tuhan
Yang sebenarnya engkau harapkan
adalah pujian, sanjungan bahkan pengakuan
Atas kebaikanmu, kepintaranmu, kesholehanmu
Dan bahkan keAkuan
Tak perlu kau ucap untuk dapat mengetahuinya,
Bahkan dari gerak-gerikmu saja sudah terbaca
Dan masih saja kau harapkan ridho dariNya
Apakah engkau tak punya malu
Kau letakkan dimana sebenarnya akalmu itu!?
Ridho itu hanya akan kau peroleh
bila kau benar-benar menghamba padaNya
Berjalan menuju Tuhan butuh pengorbanan
Tingkatkanlah rasa percaya serta keyakinan
Dan jadilah orang yang berbakti
Karena itulah syarat yang harus kau penuhi
Taukah engkau apakah bakti itu
Bakti itu harus pandai-pandai mengambil hati
Bukan karena diperintah atau diingatkan
Tapi lakukanlah semua dengan penuh kesadaran
Dan karena engkau telah mengerti
Apakah engkau tidak penasaran
Siapakah sebenarnya orang yang paling berbakti
Orang yang paling berbakti adalah
Mereka yang mendermakan hartanya
Hanya untuk membersihkan diri
Sedangkan mereka tau,
Tidak ada seorangpun yang memberikan suatu nikmat yang harus dibalasnya
Dan bukan pula karena berhutang budi
Tapi mereka melakukan itu karena meyakini,
itulah jalan yang tercepat
Untuk dapat menurunkan rahmat
Dan ridho dari Tuhannya Yang Maha Tinggi