Saturday, September 17, 2016

Mengingat-ingat

Kan ku ingat namaMu malam ini
Akan ku ulang-ulang sampai hafal
Walau ragaku tlah rapuh, begitu juga akal pikiran
MengingatMu tak membuatku bosan

NamaMu begitu terkenal
Tapi...bagaimana dia bisa hilang
Hilang dari kalbu...
Kemudian terbang menghindar

NamaMu...
Kan kumasukkan dalam hati,
Akan kusimpan rapat,
Ditempat yang Kau kehendaki

Masuk, menetaplah...
Kan kubersihkan semua kotoran
Tinggalah...
Jangan hanya sebentar

Karena disini, 
Ragaku takkan lama
Tapi ingatanku kepadaMu lah
Yang akan ku bawa bersua

Maka sudilah kiranya Engkau tempati
dikedalaman hati yang beku ini...
Mengalirlah dalam darah, 
yang tak lagi merah...

Kan ku sebut Engkau berulang-ulang
Dalam diam, bahkan didalam keramaian
MengingatMu...
butuh pengorbanan

Buatlah aku ingat pada diriku...
Yang tak seharusnya melupakanMu
Atau mungkin udara yang ku hirup,
Tlah membuat lidahku kelu

Kata demi kata...
Akan kuserap dalam jiwa
Mengingat-ingat namaMu,
membutuhkan waktu



Friday, September 16, 2016

Hujan itu...aku Rindu

Aku masih mengingat
Hari turunnya hujan bulan ini
Tetes demi tetes, airnya memecah sunyi
Hujan itu, aku rindu...
Tak seperti hujan tahun lalu...
Kali ini, aku menyambutnya dalam persembunyian
Tak lagi mampu menari...
Diam adalah pilihan
Dan mungkin dia paham
Hujan bulan ini, turun tanpa pertanda
Tak lagi perduli, ada atau tiada
Tanpa petir tanpa angin, bahkan awanpun hilang
Dia tetap turun dengan tenang
Membasahi segala tempat persembunyian
Bahkan relung hati yang terdalam
Lihatlah...
Langit tak lagi berubah warna saat dia ada
Langit tak lagi putih, kelabu apalagi biru
Tak lagi berwarna...menurutku
Ah sudahlah...mungkin dia sudah lupa
Warna langit yang sesungguhnya
Hujan itu, aku rindu...