Aku menulis sekumpulan puisi jiwa
Satu demi satu, sungguh menyita waktu
Kutulis khusus untuk hatiku
Hati yang tak seharusnya melupakan rindu
Puisi ini kutulis untuk mengingatkan
Bahwa rinduku butuh perhatian
Untuk sekedar menemukan cinta
Karena itu, rinduku ada...
Puisi jiwa datang dari kalbu
Inspirasiku yang tak semestinya
Menyeruak keluar, mengalahkan akal
Perhatikan, bagaimana ku mulai hilang ingatan
Layaknya dua kepribadian
Saling bertentangan, seperti siang dan malam
Ku coba menyelaraskan keduanya
Tapi selalu gagal
Puisi jiwa tak selalu ada
Datang tak diundang
Kemudian pergi menghilang
Seperti angin yang hanya menyisakan kenangan
Wahai jiwa...
Haruskah kau merasakan luka
Untuk sekedar tahu
Bahwa cinta telah hadir didada
Wahai hati...
Kapankah engkau akan mengerti
Rindu yang tak pernah kembali
Mengembara, hanya untuk mencari jiwa-jiwa yang sepi