Monday, November 11, 2019

Menjaga untuk terjaga

Aku tahu, Kesempatan itu tak selalu ada

Hanya menjaga untuk terjaga

Aku tak bisa...

Seakan-akan kelemahanku sudah terbaca


Membersihkan hati tak semudah yang ku kira

Ada tahapan yang harus ku tempuh

Dan menjaga untuk terjaga...

Adalah salah satunya


Aku tak lolos untuk ujian kali ini

Kurasakan hatiku tak lagi berbunyi

Membunyikan namaMu yang lama tak terdengar

Seakan-akan ikut menghilang dikeheningan malam


Mengingat kenangan dalam sebuah perjalanan

Ingin kembali pada awal kumulai berjalan

Tapi rasa nyaman ini begitu melenakan

MelupakanMu, bahkan terasa ringan


Wahai ingin, kumohon berhentilah sebentar

Biarkanlah aku kembali pada masa-masa itu

Masa dimana hatiku tak mengenal pilu

Cukup menyebut namaMu dan aku pun senang


Wahai ingin, haruskahku menyalahkanmu

Sedangkan engkaupun bagian dariku

Tidak bisakah kita berjalan bersama

Dan bersama-sama menjaga hati ini tetap terjaga

Monday, November 4, 2019

Sabar yang tak berbatas

Adakah sabar yang berbatas
Ataukah sabar itu memang tanpa batas
Apakah diam wujud kesabaran
Atau sekedar tak menghiraukan

Sebenarnya apa kesabaran itu
Menahan diri apakah masuk didalamnya
Bilakah manusia dikatakan sabar
Menahan diri untuk diam, atau diam untuk menahan

Sabar adalah bentuk kesadaran
Bahwa sudah tak ada lagi keAkuan
Menahan apa yang seharusnya
Menerima apa yang semestinya

Melakukan semuanya dengan penuh kesadaran
Bahwa apa yang terjadi telah ditakdirkan
Bila kau menerima...
Maka Marah menjadi percuma

Tak ada yang bisa disalahkan
Bila memang telah ditakdirkan
Sang Raja maha berkuasa
Itulah kesadaran tertinggi seorang hamba

Dan aku, salah satunya