Tidakkah engkau sekarang melihat manusia
Yang selama ini ternyata,
Hanya berpura-pura beragama
Seakan-akan percaya pada Tuhan,
Tapi ada yang lebih mereka takutkan
Yaitu kematian...
Padahal mereka tau,
Mati adalah suatu ketetapan
Sekarang atau nanti, pasti akan menghampiri
Dan percaya takdir, menjadi salah satu
Dari sekian syarat yang harus kau penuhi
Agar engkau dapat disebut sebagai
Orang-orang yang percaya
Yaitu percaya tentang adanya
Tuhan Sang Maha Pencipta
Dialah Allah,
Tidak ada Tuhan selain Dia saja
Yang telah menciptakan dan mematikan
Yang hidup kekal, dan setiap saat dalam kesibukan
KepunyaanNya lah apa yang dilangit dan dibumi
Dan setiap apapun yang terjadi
Itu tidak lain karena Dia telah mengijini
Tidak ada yang luput dari pengawasannya
Tapi mengapa engkau sulit untuk percaya
Percaya dan yakin itu pertama harus menerima
Dan masih saja engkau mengandalkan akalmu
Tidakkah engkau ingat,
Bahwa Tuhan tidak dapat dijangkau
Hanya dengan mengandalkan akal pikiran
Tapi hanya dengan keimanan dan ketakwaanlah
Yang dapat membawamu kepadaNya
Rasa percaya dan yakin
Sedikit demi sedikit akan tergerus Jaman
Akal manusia menjadi tak terkendali
Kekawatiran demi kekawatiran menjelma
Sehingga tak akan kau temukan lagi rasa percaya
Cahaya ketuhanan itu akan padam
Didada setiap insan,
Karena tak lagi menemukan tempatNya
untuk bersemayam
Menjaga cahaya itu tetap menyala
bukanlah perkara mudah
Karena gerak gerikmu
dibaca setiap saat setiap waktu
Bahkan didalam tidurmu
Bila kau lengah, mereka akan mulai menjarah
Mengambil semua yang kau punya
Tak akan menyisakan sedikitpun
cahaya itu didalam dada
Mempertahankannya butuh pengorbanan
Jika hanya diam, engkau akan terbuang
Keyakinan itu harus meningkat
Karena ujiannya pun semakin berat
Tidak akan ada yang bisa menolong kecuali dirimu
Maka kuat-kuatkanlah keyakinanmu
Disetiap pergantian waktu
Lebih mendekatkan diri padaNya
Menjadi satu-satunya jawaban
Sehingga setiap amal yang engkau buat
Didasari dengan ketulusan hati dan keimanan
Jangan ada sedikitpun rasa takut
Berjalanlah dengan percaya diri
Walaupun besarnya gelombang yang menerjang
Tak akan mampu menggoyahkan
Karena rasa percaya dan yakin itu
Telah berdiri kokoh bagaikan karang
Sedikitpun jangan pernah engkau ragu
Karena rasa itu hanya akan membunuhmu
Membunuh keyakinanmu sedikit demi sedikit
Untuk bergerakpun akan kau rasa sulit
Takut akan mati adalah salah satunya
Seakan tak percaya akan adanya negeri yang kekal
Karena cintamu pada dunia telah mengakar
Yang perlu lebih engkau takutkan
Bila sudah tak lagi ada rasa percaya
Akan adanya Tuhan Sang Maha Pencipta
Padahal semua pastinya akan mati
Dan bila saat itu tiba
tidak akan ada kesempatan lagi bagimu
Untuk menyelamatkan diri
No comments:
Post a Comment