Disinilah Kita, yang berada di penghujung suatu jaman
Dan waktu sendiri yang telah menyampaikan kita
Kepada salah satu bulan yang dimuliakan
Suatu bulan yang penuh keagungan
Maka berkorbanlah karena Tuhanmu
Semoga pada bulan besar ini
Tuhan selalu menurunkan rahmatnya
Sehingga kita mampu dengan kesungguhan hati
Menyikapi setiap keadaan dengan iman
Maka berkorbanlah hanya karena Tuhanmu
Berkorbanlah karena Tuhanmu
Dan sampaikanlah rasa terima kasih itu
Persembahkanlah dengan apa yang kau punya
Jangan berkorban hanya karena kita diingatkan
Dihimbau, dianjurkan bahkan karena tuntunan
Berkorbanlah dengan hatimu atas dasar keimanan
Jangan pernah mengharapkan pujian manusia
Atas semua yang telah engkau persembahkan
Atau semua pengorbananmu akan sia-sia
Kesenangan didunia ini tidaklah lama
Aku heran, begitu senangnya mereka
dengan segala macam penghormatan yang ada
Mengingat-ingat setiap amal kebaikan
Itulah yang selama ini engkau lakukan
Dengan harapan mendapatkan balasan yang besar
Kau kira Tuhanmu itu pelupa...
Dimana sebenarnya kau letakkan keyakinanmu itu
Justru amal yang tak lagi kau ingat, Itulah yang dicatat
Dan menjadi salah satu sebab turunnya rahmat
Alangkah baiknya bila engkau menjadi seorang pelupa
Sehingga amal itu tak lagi tersimpan didada
Biarlah Tuhan sendiri yang mengingatnya
Karena disitulah letak iman yang sesungguhnya
Percaya dan yakin bahwa Tuhan itu maha kaya
Mengabdi dengan sepenuh hati
Menghamba dengan merendahkan diri
Jalanilah kehidupanmu dengan rasa percaya
Siap menerjang semua yang menghadang
Tak perduli derita atau senang yang kan kau temui
Semua akan sama saja, bila iman telah kau punya
Renungkanlah lagi,
atas dasar apa kita menjalani kehidupan ini
Hanya sekedar menuruti keinginan
Atau benar-benar atas dasar keimanan
No comments:
Post a Comment